Penelitian neuropsikologi terbaru tahun 2025 menunjukkan bahwa ruangan dengan dinding yang sepenuhnya ditutupi vegetasi dapat menurunkan aktivitas dorsolateral prefrontal cortex (DLPFC) otak, yang menandakan pengurangan beban kognitif-emosional. Studi lain menemukan bahwa ruang tamu yang dirancang ulang dengan prinsip biophilic design Zen terbukti kurangi stres rumah hingga 30% dan meningkatkan konsentrasi penghuninya.
Di Indonesia, masalah kesehatan mental semakin mendesak. Berdasarkan survei 2022, stres dilaporkan sebagai isu kesehatan mental paling umum di Indonesia dengan prevalensi sekitar 25%. Data Survei Kesehatan Nasional 2023 menunjukkan sekitar 2% penduduk Indonesia berusia di atas 15 tahun menghadapi tantangan kesehatan mental, dengan depresi dan kecemasan sebagai kondisi paling umum. Dalam konteks ini, menciptakan rumah yang dapat mengurangi stres menjadi semakin penting.
Artikel ini akan membahas bagaimana biophilic design dengan sentuhan Zen minimalis dapat mengubah rumah Anda menjadi sanctuary pribadi yang terbukti secara ilmiah mampu menurunkan tingkat stres, meningkatkan mood, dan mendukung kesejahteraan mental secara keseluruhan.
Ringkasan Cepat: Berdasarkan tinjauan sistematis terhadap 136 studi yang dipublikasikan antara 2000-2025, biophilic design terbukti mengurangi stres, meningkatkan mood, dan mendukung performa kognitif. Elemen seperti tanaman indoor, cahaya alami, material organik, dan pemandangan alam memiliki dampak restoratif yang terukur pada fisiologi dan psikologi manusia.
Apa Itu Biophilic Design Zen dan Mengapa Efektif Kurangi Stres?

Biophilic design adalah pendekatan arsitektur dan desain interior yang mengintegrasikan elemen-elemen alam ke dalam lingkungan binaan. Ketika dikombinasikan dengan filosofi Zen minimalis, pendekatan ini menciptakan ruang yang tidak hanya indah secara estetika tetapi juga mendukung kesehatan mental dan fisik.
Menurut studi yang dipublikasikan di Scientific Reports tahun 2025, intervensi biofilik baik di lingkungan nyata maupun virtual terbukti mengurangi stres selama tugas-tugas yang menuntut secara kognitif. Penelitian ini mengonfirmasi dua teori utama tentang efek restoratif alam: Stress Recovery Theory (SRT) yang menyatakan bahwa memasukkan alam ke dalam lingkungan sehari-hari dapat mengurangi stres, dan Attention Restoration Theory (ART) yang menunjukkan bahwa alam dapat meningkatkan kognisi.
Dalam konteks rumah tinggal, studi di Frontiers in Virtual Reality tahun 2025 menemukan pengurangan signifikan dalam skin conductance level (SCL) di lingkungan biofilik dibandingkan dengan lingkungan non-biofilik. Perbedaan ini menunjukkan bahwa biophilic design Zen terbukti kurangi stres rumah melalui mekanisme fisiologis yang terukur.
7 Elemen Biophilic Design Zen Terbukti Menurunkan Tingkat Stres

Berdasarkan tinjauan sistematis terhadap 136 studi yang dipublikasikan di Buildings journal Januari 2026, terdapat tujuh jenis intervensi biofilik yang paling efektif: dinding hijau (green walls), tanaman indoor, pemandangan jendela, cahaya alami, material alami, fitur air, dan referensi visual yang terinspirasi alam.
1. Tanaman Indoor dan Dinding Hijau
Studi neuropsikologi tahun 2025 yang melibatkan 21 perawat menunjukkan bahwa ruangan dengan dinding yang sepenuhnya ditutupi vegetasi secara signifikan mengurangi aktivitas di dorsolateral prefrontal cortex (DLPFC) dibandingkan dengan ruangan berdinding putih polos. Pengurangan aktivitas DLPFC ini mengindikasikan penurunan beban kognitif-emosional dan peningkatan efek restoratif.
Untuk penerapan di rumah, tidak perlu membuat dinding hijau penuh. Bahkan tanaman indoor sederhana sudah memberikan manfaat signifikan. Penelitian dari University of Melbourne yang dikutip dalam publikasi Megabuild Indonesia menemukan bahwa menanam tanaman di ruang kantor yang sebelumnya tandus dapat meningkatkan produktivitas hingga 15%.
Tips Praktis Tanaman Indoor Zen:
- ✓ Pilih tanaman yang mudah dirawat seperti snake plant, pothos, atau Ficus Audrey
- ✓ Tempatkan tanaman di dekat jendela untuk koneksi visual dengan cahaya alami
- ✓ Gunakan pot dari material alami seperti keramik, terracotta, atau bambu
- ✓ Buat komposisi asimetris yang terinspirasi dari alam, bukan susunan simetris formal
- ✓ Pertimbangkan vertical garden kecil untuk ruang terbatas
2. Cahaya Alami Maksimal
Cahaya alami adalah salah satu elemen paling penting dalam biophilic design. Memaksimalkan paparan sinar matahari membantu mengatur ritme sirkadian, yang pada gilirannya meningkatkan mood, fokus, dan tingkat energi. Karyawan yang bekerja di lingkungan dengan pencahayaan baik mengalami lebih sedikit ketegangan mata, tingkat kewaspadaan lebih tinggi, dan pola tidur yang lebih baik.
Dalam desain Zen, cahaya alami tidak hanya tentang kuantitas tetapi juga kualitas. Cahaya yang tersebar lembut melalui tirai sheer atau panel bambu menciptakan suasana tenang yang mendukung relaksasi.
Strategi Memaksimalkan Cahaya Alami:
- ✓ Pasang jendela besar atau pintu kaca geser untuk memaksimalkan masuknya cahaya
- ✓ Gunakan tirai sheer dari linen atau katun untuk privasi tanpa menghalangi cahaya
- ✓ Tempatkan cermin strategis untuk memantulkan dan memperluas jangkauan cahaya alami
- ✓ Pertimbangkan skylight atau light tube untuk ruangan interior tanpa dinding eksterior
- ✓ Cat dinding dengan warna terang untuk memaksimalkan pantulan cahaya
3. Material Alami dan Organik
Penggunaan material alami seperti kayu, batu, bambu, linen, dan wol menciptakan koneksi taktil dengan alam. Material-material ini tidak hanya menambah kehangatan visual tetapi juga memberikan kenyamanan sensorik yang mendukung kesejahteraan emosional.
Tren biophilic design 2025 menunjukkan penekanan pada material berkelanjutan seperti kayu reklamasi, permukaan batu yang dipulihkan, dan tekstil yang dapat terurai secara biologis. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip Zen yang menghargai kesederhanaan, kerajinan tangan, dan keberlanjutan.
Material Alami untuk Rumah Zen:
- ✓ Lantai kayu atau bambu untuk kehangatan dan koneksi dengan alam
- ✓ Furnitur dari kayu solid atau rotan dengan finishing alami
- ✓ Tekstil dari linen, katun organik, atau wol untuk sofa dan karpet
- ✓ Countertop batu alam atau permukaan yang terinspirasi batu
- ✓ Aksesori keramik handmade dan mangkuk tanah liat
4. Fitur Air untuk Ketenangan
Berdasarkan tinjauan studi dalam Buildings journal 2026, fitur air baik nyata maupun virtual dapat mendukung restorasi secara bermakna ketika diintegrasikan dengan bijak ke dalam lingkungan indoor. Adegan air seperti sungai, terutama dalam aplikasi virtual, paling konsisten dikaitkan dengan peningkatan mood dan pengurangan depresi.
Air mancur meja kecil atau akuarium dapat menciptakan suara lembut yang menenangkan dan menambah elemen sensorik ke ruang Zen Anda.
Cara Menambahkan Elemen Air:
- ✓ Fitur air meja kecil dengan aliran air yang lembut
- ✓ Akuarium dengan ikan yang dikombinasikan dengan elemen alami lainnya
- ✓ Aplikasi atau video pemandangan air mengalir untuk ruang tanpa fitur air fisik
- ✓ Mangkuk air dengan batu atau tanaman air untuk sudut meditasi
5. Pemandangan Alam Melalui Jendela
Koneksi visual dengan alam memberikan manfaat biofilik yang signifikan. Studi menunjukkan bahwa bahkan tanpa akses fisik ke ruang outdoor, koneksi visual dengan alam memberikan efek positif yang terukur.
Dalam desain Zen, jendela sering diperlakukan sebagai “lukisan hidup” yang membingkai pemandangan alam. Pertimbangkan apa yang dibingkai setiap jendela dan tambahkan fitur outdoor seperti bird feeder, fitur air, atau tanaman spesimen yang meningkatkan pemandangan.
6. Pola dan Bentuk Organik
Penelitian dari ScienceDesignLab yang dipublikasikan di Metropolis Magazine tahun 2025 menemukan bahwa pola fraktal alami secara dramatis mengurangi stres manusia. Pola fraktal adalah pola yang berulang pada ukuran berbeda, menghasilkan kompleksitas visual yang kaya – karakteristik yang ditemukan di seluruh alam.
Biophilic design mengajak kita menjauh dari garis kaku dan sudut tajam, merayakan kurva indah dan bentuk asimetris yang terinspirasi dari alam. Ini dapat ditampilkan dalam lampu gantung sculptural, furnitur berbentuk unik, atau fitur arsitektur seperti pintu lengkung dan tangga berkelok.
7. Palet Warna Terinspirasi Alam
Tren 2025 menunjukkan palet warna yang mengambil inspirasi dari alam mendominasi desain biofilik. Warna-warna seperti sage green lembut, terracotta atau pink tanah liat, dan beige hangat serta nada pasir menciptakan ruang yang menenangkan dan terhubung dengan dunia alami.
Untuk desain Zen, palet netral dengan aksen earthy tone menciptakan keseimbangan antara kesederhanaan dan kehangatan. Warna-warna ini menenangkan tanpa membuat ruang terasa dingin atau steril.
Cara Menerapkan Biophilic Design Zen di Rumah Anda

Menerapkan biophilic design Zen terbukti kurangi stres rumah tidak memerlukan renovasi besar-besaran. Bahkan perubahan kecil dapat memberikan dampak signifikan pada kesejahteraan Anda.
Mulai dari Ruang Prioritas
Identifikasi ruangan di mana Anda menghabiskan waktu paling banyak atau ruangan yang paling memicu stres. Ini bisa jadi ruang kerja, kamar tidur, atau ruang tamu. Mulai transformasi dari ruang ini untuk merasakan dampak maksimal.
Studi menunjukkan bahwa bahkan paparan singkat 10 menit ke ruang biofilik dapat memberikan manfaat restoratif yang terukur. Namun, untuk hasil optimal, pertimbangkan untuk mengintegrasikan elemen biofilik di seluruh rumah untuk menciptakan pengalaman yang kohesif.
Pendekatan Bertahap
Anda tidak perlu mengubah seluruh rumah sekaligus. Penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan tingkat fitur biofilik secara bertahap tetap memberikan manfaat kumulatif. Mulai dengan menambahkan tanaman, kemudian tingkatkan dengan memaksimalkan cahaya alami, diikuti dengan penggantian material dan furnitur.
Quote Insight: “Biophilic design bukan tentang mengubah rumah menjadi hutan, tetapi tentang menciptakan harmoni antara manusia dan alam dalam lingkungan binaan. Bahkan sentuhan kecil seperti menambahkan throw wol berwarna gelap atau planter dengan stain gelap dapat meningkatkan rasa grounding dan keseimbangan dalam ruang.”
Integrasi Indoor-Outdoor
Salah satu prinsip kunci dalam biophilic design Zen adalah mengaburkan batas antara ruang dalam dan luar. Gunakan material lantai yang sama atau serupa di dalam dan luar untuk menciptakan koneksi visual. Palet tanaman yang konsisten – menggunakan tanaman serupa di dalam dan langsung di luar – memperkuat koneksi ini dan membuat transisi terasa alami.
Pintu kaca geser, jendela besar, atau bahkan folding door aluminium dapat secara mulus menghubungkan ruang indoor dan outdoor Anda.
Manfaat Kesehatan Mental dan Fisik yang Terbukti Ilmiah

Manfaat biophilic design bukan hanya estetika – ada dasar ilmiah yang kuat untuk klaim kesehatan mental dan fisiknya.
Pengurangan Stres Terukur
Studi di Buildings journal 2025 menunjukkan pengurangan signifikan dalam skin conductance level (SCL) di lingkungan biofilik (∆M = -0.38) dibandingkan dengan lingkungan non-biofilik (∆M = -0.19). SCL adalah indikator fisiologis stres yang valid.
Penelitian lain menemukan bahwa ruang tamu yang dirancang ulang dengan prinsip biofilik menghasilkan pengurangan 30% dalam stres harian yang dilaporkan dan peningkatan konsentrasi bagi penghuninya. Sentuhan sederhana seperti menambahkan throw wol berwarna gelap atau planter dengan stain gelap meningkatkan rasa grounding dan keseimbangan dalam ruang.
Peningkatan Produktivitas dan Fokus
Penelitian menunjukkan bahwa mengintegrasikan alam ke dalam pengaturan kantor dapat meningkatkan produktivitas hingga 15%, sambil mengurangi stres dan mendorong kreativitas. Meskipun data ini dari konteks kantor, prinsip yang sama berlaku untuk home office atau ruang belajar.
Biophilic design meningkatkan rentang perhatian dan retensi memori, yang mengarah pada efisiensi lebih besar dan lebih sedikit kesalahan. Lingkungan alami membantu karyawan dan pelajar tetap fokus untuk periode yang lebih lama, mengurangi kelelahan kognitif yang terkait dengan pengaturan ruang tradisional.
Kualitas Udara dan Kesehatan Fisik
Kehadiran tanaman hijau, terutama tanaman indoor dan vertical garden, secara signifikan meningkatkan kualitas udara dengan menyaring racun dan meningkatkan kadar oksigen. Ini menghasilkan lingkungan kerja yang lebih sehat yang mengurangi kelelahan, sakit kepala, dan masalah pernapasan.
Tanaman juga memiliki efek menenangkan, menurunkan tingkat stres dan menumbuhkan rasa relaksasi dan fokus.
Pengaturan Mood dan Ritme Sirkadian
Memaksimalkan paparan sinar matahari membantu mengatur ritme sirkadian, yang pada gilirannya meningkatkan mood, fokus, dan tingkat energi. Karyawan yang bekerja di lingkungan dengan pencahayaan baik mengalami lebih sedikit ketegangan mata, tingkat kewaspadaan lebih tinggi, dan pola tidur yang lebih baik.
Ini sangat penting di Indonesia di mana, menurut data 2023, sekitar 2% penduduk berusia di atas 15 tahun menghadapi tantangan kesehatan mental, dengan depresi dan kecemasan sebagai kondisi paling umum.
Biophilic Design Zen untuk Berbagai Ruangan

Kamar Tidur: Sanctuary untuk Tidur Berkualitas
Kamar tidur biofilik Zen harus menjadi sanctuary untuk istirahat dan pemulihan. Gunakan palet warna netral dengan aksen earthy tone, tekstil alami seperti linen dan katun organik, dan minimalkan gangguan visual.
Elemen Kamar Tidur Zen:
- ✓ Tempat tidur kayu solid dengan headboard sederhana
- ✓ Sprei linen atau katun organik dalam warna netral
- ✓ Tanaman yang aman untuk kamar tidur seperti snake plant atau peace lily
- ✓ Tirai sheer untuk cahaya lembut di pagi hari
- ✓ Pencahayaan ambient yang dapat diredupkan
- ✓ Minimal furnitur untuk ruang yang lapang
Ruang Kerja: Fokus dan Produktivitas
Home office dengan biophilic design terbukti meningkatkan produktivitas dan mengurangi stres. Posisikan meja dekat jendela untuk pemandangan alam dan cahaya alami maksimal.
Tips Ruang Kerja Biofilik:
- ✓ Meja dari kayu alami atau bambu
- ✓ Kursi ergonomis dengan bahan breathable
- ✓ Tanaman meja seperti succulent atau pothos
- ✓ Pencahayaan tugas yang menyerupai cahaya alami
- ✓ Pemandangan jendela atau artwork yang terinspirasi alam
- ✓ Penyimpanan tersembunyi untuk menjaga kerapihan Zen
Ruang Tamu: Koneksi dan Relaksasi
Ruang tamu adalah jantung rumah di mana keluarga berkumpul dan tamu disambut. Desain biofilik Zen di ruang ini menciptakan atmosfer yang mengundang dan menenangkan.
Elemen Ruang Tamu Zen:
- ✓ Sofa dari bahan alami dengan cushion linen atau wol
- ✓ Coffee table kayu dengan bentuk organik
- ✓ Tanaman besar seperti Ficus Audrey atau Monstera
- ✓ Karpet jute atau wool dalam nada netral
- ✓ Fitur air meja atau akuarium sebagai focal point
- ✓ Artwork yang terinspirasi alam atau fotografi pemandangan
Tren Biophilic Design Zen 2025-2026

Berdasarkan analisis tren desain interior terkini, beberapa evolusi menarik sedang terjadi dalam biophilic design Zen:
1. Integrasi Teknologi Tersembunyi
Tren Japandi 2025 menunjukkan penekanan pada teknologi yang terintegrasi secara mulus. Smart green wall dengan sistem irigasi otomatis, lighting yang dapat disesuaikan untuk meniru cahaya alami sepanjang hari, dan sistem pemurnian udara yang tersembunyi dalam desain.
2. Material Berkelanjutan dan Zero-Waste
Fokus yang diperbaharui pada material ramah lingkungan seperti kayu reklamasi, permukaan batu yang dipulihkan, dan tekstil yang dapat terurai secara biologis. Material inovatif seperti ACRE (terbuat dari sekam padi yang di-upcycle) menawarkan alternatif berkelanjutan untuk kayu tradisional.
3. Multifungsi dan Fleksibilitas
Dengan rumah yang melayani berbagai tujuan (bekerja, beristirahat, hiburan), desain biofilik Zen 2025 menekankan layout yang dapat beradaptasi. Furnitur modular, partisi lipat, dan solusi penyimpanan built-in memungkinkan ruangan bergeser dengan mulus.
4. Wellness Corner Pribadi
Fokus yang lebih kuat pada wellness mendefinisikan evolusi Zen. Meditation nook, soaking tub, dan sudut relaksasi dengan palet netral dan material alami menciptakan sanctuary pribadi dalam rumah. Elemen desain mendorong mindful living, memperkuat pentingnya keseimbangan dan ketenangan.
5. Tekstur yang Kaya
Sementara Zen dikenal dengan garis bersih, 2025 membawa pergeseran menuju tekstur yang kaya yang meningkatkan kedalaman. Dinding plaster bertekstur, panel kayu fluted, dan tekstil woven memperkenalkan minat visual tanpa mengganggu minimalisme.
Baca Juga Japandi Ruang Scandinavian Jepang Minimalis 2026
FAQ: Biophilic Design Zen Terbukti Kurangi Stres Rumah
Apakah biophilic design benar-benar efektif mengurangi stres?
Ya, berdasarkan penelitian ilmiah. Studi neuropsikologi 2025 menunjukkan bahwa ruangan dengan vegetasi mengurangi aktivitas dorsolateral prefrontal cortex otak, mengindikasikan penurunan beban kognitif-emosional. Penelitian lain menemukan pengurangan 30% dalam stres harian yang dilaporkan pada ruang yang dirancang dengan prinsip biofilik.
Berapa biaya untuk menerapkan biophilic design Zen di rumah?
Biophilic design dapat disesuaikan dengan berbagai budget. Anda bisa mulai dengan perubahan kecil seperti menambahkan tanaman indoor (mulai dari puluhan ribu rupiah) dan memaksimalkan cahaya alami (gratis). Untuk renovasi lebih komprehensif dengan material premium dan perubahan struktural, biaya bisa mencapai jutaan hingga puluhan juta rupiah tergantung skala proyek.
Tanaman apa yang paling cocok untuk pemula dalam biophilic design?
Untuk pemula, pilih tanaman yang mudah dirawat seperti snake plant (lidah mertua), pothos (sirih gading), spider plant, peace lily, atau succulent. Tanaman-tanaman ini toleran terhadap berbagai kondisi cahaya dan tidak memerlukan perawatan intensif, cocok untuk pemula yang ingin memulai perjalanan biophilic design.
Apakah biophilic design cocok untuk apartemen atau ruang kecil?
Sangat cocok! Bahkan ruang kecil dapat merasakan manfaat biophilic design. Gunakan vertical garden atau hanging planter untuk menghemat ruang lantai, pilih furnitur bambu atau rotan yang kompak, maksimalkan cahaya alami dengan cermin, dan fokus pada kualitas daripada kuantitas elemen biofilik.
Berapa lama untuk melihat hasil pengurangan stres dari biophilic design?
Berdasarkan penelitian, efek restoratif dapat terasa bahkan setelah paparan singkat 10 menit ke ruang biofilik. Namun, untuk perubahan mood dan tingkat stres jangka panjang yang signifikan, tinggal di lingkungan biofilik secara konsisten selama beberapa minggu akan memberikan manfaat maksimal.
Apakah biophilic design sama dengan interior botanical?
Tidak persis sama. Botanical interior fokus pada tanaman hijau lush, print botanical, dan kelimpahan tanaman indoor. Biophilic design Zen lebih holistik, mencakup tidak hanya tanaman tetapi juga cahaya alami, material organik, fitur air, bentuk yang terinspirasi alam, dan palet warna earthy tone – semua dengan pendekatan minimalis Zen.
Bagaimana biophilic design membantu kesehatan mental di Indonesia?
Mengingat data 2022 menunjukkan stres adalah isu kesehatan mental paling umum di Indonesia (25% prevalensi), dan Survei Kesehatan Nasional 2023 melaporkan 2% penduduk berusia 15+ menghadapi tantangan kesehatan mental, biophilic design menawarkan strategi non-medis yang terbukti ilmiah untuk mengurangi stres, meningkatkan mood, dan mendukung kesejahteraan mental melalui koneksi dengan alam di rumah.
Kesimpulan: Biophilic Design Zen Terbukti Kurangi Stres Rumah 2026
Bukti ilmiah jelas menunjukkan bahwa biophilic design Zen terbukti kurangi stres rumah melalui berbagai mekanisme fisiologis dan psikologis yang terukur. Dari pengurangan aktivitas otak yang terkait dengan beban kognitif-emosional hingga penurunan 30% dalam stres harian yang dilaporkan, integrasi elemen alam ke dalam rumah Anda bukan hanya tentang estetika – ini tentang kesehatan dan kesejahteraan fundamental.
Dengan prevalensi stres yang tinggi di Indonesia dan meningkatnya kesadaran tentang pentingnya kesehatan mental, menciptakan sanctuary pribadi di rumah menjadi semakin penting. Biophilic design Zen menawarkan pendekatan yang holistik, berkelanjutan, dan terbukti ilmiah untuk mengubah rumah Anda menjadi tempat yang tidak hanya indah tetapi juga secara aktif mendukung kesehatan mental dan fisik Anda.
Mulailah perjalanan Anda hari ini dengan perubahan kecil – tambahkan beberapa tanaman, maksimalkan cahaya alami, atau ganti satu furnitur dengan material alami. Seiring waktu, Anda akan merasakan transformasi tidak hanya di ruang Anda, tetapi juga dalam kesejahteraan mental dan emosional Anda secara keseluruhan.
Tim Okada Kisho – Spesialis Minimalism & Zen Lifestyle dengan pengalaman lebih dari 8 tahun dalam desain interior holistik dan wellness. Tim kami memiliki sertifikasi dalam biophilic design dan telah membantu ratusan klien di Indonesia menciptakan rumah yang mendukung kesejahteraan mental melalui integrasi prinsip Zen dan elemen alam. Kami berkomitmen untuk menyediakan informasi yang akurat, berbasis penelitian, dan praktis untuk membantu Anda menciptakan sanctuary pribadi yang benar-benar mengurangi stres dan meningkatkan kualitas hidup.
Referensi Ilmiah
- Buildings Journal (2026). “Biophilic Design Interventions and Properties: A Scoping Review and Decision-Support Framework for Restorative and Human-Centered Buildings.” Published January 27, 2026
- Scientific Reports (2025). “Biophilic interventions in real and virtual environments reduce stress during cognitively demanding tasks.” Published November 12, 2025.
- Frontiers in Virtual Reality (2025). “Investigating the role of biophilic design to enhance comfort in residential spaces: human physiological response in immersive virtual environment.” Published January 27, 2025.
- International Journal of Environmental Research and Public Health (2025). “Biophilic Design and Restorative Effects: A Neuropsychological Study of Healthy Indoor Workspaces in Urban Contexts.” Published October 15, 2025.
- Journal of Environmental Psychology (2025). Holzman, D. et al. “Natural beauty and human potential: Examining aesthetic, cognitive, and emotional states in natural, biophilic, and control environments.” Vol. 104, 102591.
- Ecoist World (2025). “The Psychology of Biophilic Design: Why Nature-Inspired Spaces Make Us Happier in 2026.” Published November 21, 2025.
- Megabuild Indonesia. “Biophilic Design: Konsep Rumah yang Asri dan Nyaman.” Mengutip Browning et al., 2014.
- Metropolis Magazine (2025). “What’s Next in Biophilic Design?” Published January 2025.
- Statista (2022). “Indonesia: leading mental health issues 2022.” Survey menunjukkan 25% prevalensi stres.
- Medium – DTO Kemenkes RI (2024). “Reflecting Mental Health Situation in Indonesia with SATUSEHAT.” Berdasarkan Survei Kesehatan Nasional 2023. Published October 10, 2024.
- PubMed Central (2025). “Exploring Mental Health Issues and Priorities in Indonesia Through Qualitative Expert Consensus.” Mengutip Indonesia-National Adolescent Mental Health Survey 2022.
- The Art of Zen (2025). “Key New Trends in Japandi Interior Design for 2025.” Published February 2, 2025
- Modern Mill (2025). “Top Biophilic Design Trends of 2025.” Published October 22, 2025.
- Iconic Workspaces (2025). “Biophilic Office Design: How Nature-Inspired Workspaces Improve Productivity and Well-Being.” Data produktivitas 15%. Last update March 20, 2025